SELF LOATHING DAN SELF HEALING

SELF LOATHING DAN SELF HEALING

Pernah nggak sih kalian merasa diri kalian tidak pantas untuk apapun? Merasa nggak berguna? Bahkan tidak menghargai diri sendiri? Permasalahan ini disebut dengan self – loathing atau kritik ekstem terhadap diri sendiri.

Menurut reset ada suatu penyebab terjadinya self – loathing.

1. Pertama adalah kejadian menyakitkan atau bahkan trauma baik secara fisik, emosional, atau bahkan mungkin secara seksual.

2. Kedua karena ekspetasi dan harapan kita terlalu tinggi, kita boleh kok memiliki harapan, tapi kalau harapan kita terlalu tinggi maka semakin rentan kita sedih.

3. Ketiga karena sifat perfeksionis, menurut mereka suatu kesalahan kecil bisa dianggap sebagai suatu kegagalan, sesuatu yang memalukan.

4. Dan yang terakhir yaitu membandingkan dengan orang lain. Kita terlalu fokus dengan pencapaian orang lain hingga kita lupa dengan diri kita sendiri. Kita selalu merasa gagal dan sama sekali belum mencapai keinginan kita yang pada akhirnya akan cenderung merusak well – being kita, alias merusak kondisi kesejahteraan  psikologi kita. Tapi tenang aja semua penyebab yang mengakibatkan luka hati pasti ada obatnya kok.

Untuk mengobati luka batin adalah dengan self – healing, ini bisa kita lakukan sendiri.

1. Untuk rasa benci pada diri sendiri dapat disembuhkan dengan self – acceptance alias penerimaan diri secara utuh terlepas dari kekurangan dan kelebihannya. Langkah pertama adalah objektif saat menilai diri, tanyakan pada diri kalian “ apa bener aku seburuk itu? “ dan konsekuensi setelah kita melakukan langkah pertama kita harus menerima rasa sakit itu sendiri, menerima kalau hati kalian sedang terluka karena seseorang atau pun hal lain and then luka nya dalam, jadi membutukan waktu yang cukup lama untuk menyembuhkannya. 

2. Cara lain untuk menyembukan luka batin dapat dilakukan dengan self – distancing alias jaga jarak dengan diri sendiri, dan cara melakukan cara ini dilakukan saat kalian akan mengatakan hal buruk pada dirimu, coba jaga jarak terlebih dahulu, dengan mencari hikmah dibalik itu, kalau kita udah ada diatas rata – rata, ya sudah itu pencapaian sementara kita, kalau kita pengen lebih baik, maka harus mengevaluasi kita sendiri. Dan selalu ingat bahwa menerima diri sendiri itu butuh waktu dan mungkin tidak mudah

Tips terakhir untuk menyembuhkan luka batin kalian, terdapat lima langkah apa saja itu ?

1. Pertama adalah belajar mengikhlaskan, cobalah dengan menerima hal yang sudah terjadi, entah itu baik atau buruk, dengan menjadi ikhlas kamu akan bisa pelan – pelan menerima diri kita.

2. Kedua adalah dengan memaafkan diri sendiri. Memaafkan orang lain terkadang lebih mudah dari pada memaafkan diri sendiri, kita terlalu kerasa pada diri kita, dengan terus menyalahkan diri sendiri nggak akan pernah ada ujungnnya loh.

3. Ketiga, beristirahatlah sejenak, menjadi pekerja keras memanglah bagus namun tidak untuk overwork. Jadi jangan lupa untuk istirahat yang cukup ya, karena fisik dan mental kamu kelelahan dan butuh istirahat. Misalnya dengan kamu berlibur ke gunung atau pantai, kalau tidak hanya sekedar menuju taman terdekat untuk merefresh pikiran kalian.

4. Keempat adalah dengan meditasi, dengan meditasi kamu bisa melatih fokus pikiran untuk tetap tenang dan memiliki pikiran yang jernih, meditasi dapat dilakukan di tempat yang tenang, dengan duduk bersila, mengatur pernapasan selama 15 – 20 menit.

5. Terakhir adalah dengan membuat plan hidup masa depan.

Dengan mengikuti tips diatas dan cara menyembuhkan luka batin diatas, maka kalian bisa perlahan berdamai dengan diri sendiri, dan sedikit demi sedikit akan menyembukan luka batin, selalu ingat bahwa menyembuhkan luka batin perlu proses dan tekad untuk selalu komitmen.

Bagikan:

Picture of Nuria

Nuria

Hobi dan mencintai pekerjaan merupakan cara saya berkarya.
Picture of Nuria

Nuria

Hobi dan mencintai pekerjaan merupakan cara saya berkarya.
hi nuria

Hi, I'm Nuria

Website ini memulai perjalanan pada Juli 2021. Berfokus pada rumah, kreativitas, dan gaya hidup.

FYI
Blog ini berisi spanduk iklan berbayar dan beberapa posting berisi tautan afiliasi. Komisi kecil yang kami terima dari sponsor membantu menjaga situs ini tetap berjalan. Setiap posting yang disponsori dicatat dengan tag ‘disponsori’ di bawah judul posting. Namun, kami hanya menautkan ke produk yang sesuai dengan selera pribadi dan estetika kami.