Pempek palembang

Resep Pempek Kuah Model Khas Palembang

Bahan:

– Bahan Pempek
1. Ikan giling 1/4 kg
2. Tepung terigu 1/4 kg
3.Tepung tapioka 1/2 kg
4. Bawang putih 6 siung
5. Penyedap rasa 1 sdt
6. Garam 1 sdm
7. Air 600 ml
8. 1 butir telur ayam
9. 2 buah tahu yang dipotong dadu
10. Minyak goreng 2 sdm
– Bahan Kuah Model
1.Bawang merah 4 siung
2.Bawang putih 2 siung
3. Bawang bombay 1/4 buah
4. Lada bubuk 1 sdt
5. Daun bawang 3 batang
6. Daun seledri 3 batang
7. Ebi/ udang kering secukupnya
8. Penyedap rasa 1 sachet
9. Garam 1 sdm
10. Air 1 liter
11. Minyak goreng secukupnya

Cara Pembuatan:

– Cara Pembuatan Pempek:
1. Siapkan semua bahan.
2. Panaskan air 600 ml kemudian tambahkan penyedap rasa, garam, dan bawang putih yang telah dihaluskan terlebih dahulu. Aduk hingga semua bahan tercampur rata dan tunggu hingga air mendidih.
3. Siapkan tepung terigu 1/4 kg ke dalam wadah yang cukup besar boleh mangkuk atau baskom sedang.
4. Setelah air mendidih matikan kompor dan siramkan air tersebut ke tepung terigu yang telah disiapkan. Aduk hingga merata dan pastikan tidak ada tepung terigu yang menggumpal. Tunggu hingga adonan tidak panas lagi.
5. Setelah adonan dingin tambahkan ikan giling aduk hingga merata.
6. Lanjut pecahkan 1 butir telur ke dalam adonan tersebut.
7. Tambahkan tepung tapioka ke dalam adonan sedikit demi sedikit sambil terus diuleni dengan menggunakan tangan. Namun sebelum menguleni adonan pastikan tangan dalam keadaan bersih kalau perlu cuci tangan dengan menggunakan sabun terlebih dahulu agar tetap higienis. Atau bisa juga menggunakan sarung tangan plastik.
8. Setelah adonan dirasa sudah tidak lengket lagi di tangan hentikan menguleni adonan. Penggunaan tepung tapioka bisa menyesuaikan dengan adonan. Jika adonan dirasa sudah tidak lengket di tangan jangan tambahkan lagi tepung tapiokanya. Karena jika terlalu banyak menggunakan tepung tapioka pempek akan jadi lebih keras (alot).
9. Ambil adonan sedikit-sedikit bentuk menjadi bulatan hingga semua adonan habis. 10. Siapkan tahu untuk isiannya kemudian potong seperti dadu (sesuaikan dengan bulatan adonan tadi).
11. Ambil adonan yang telah di bulatkan tadi dan tekan menggunakan jari jempol hingga membentuk contongan. Kemudian masukkan potongan tahu dan rapatkan adonan. Lakukan hal yang sama hingga semua adoanan habis.
12. Panaskan air dengan menggunakan panci dan tambahkan 2 sdm minyak (agar pempek tidak lengket).
13. Setelah air mendidih masukkan pempek tadi perlahan satu per satu. Rebus pempek hingga mengapung sebagai tanda kalau pempek telah matang.
14. Tiriskan pempek yang telah matang. Boleh juga di goreng bagi yang suka.
– Cara Pembuatan Kuah Model:
1. Kupas bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay. Bersihkan daun seledri dan daun bawang.
2. Haluskan bawang merah dan bawang putih lalu tambahkan lada bubuk secukupnya.
3. Potong daun seledri dan daun bawang.
4. Tumis bawang yang telah dihaluskan dengan sedikit minyak dan masukkan bawang bombay dan daun bawang. Tumis hingga layu.
5. Panaskan air menggunakan panci. Campurkan bahan yang telah ditumis.
6. Siram ebi/udang kering dengan air panas. buang airnya. Campurkan bersama bumbu yang tadi.
7. Aduk kuah model tunggu hingga mendidih.
8. Tambahkan penyedap rasa dan garam. Setelah semua bahan tercampur cicipi kuah model sesuai selera.
9. Masukkan pempek ke dalam kuah model. Tunggu hingga mendidih kembali.
10. Matikan kompor.
11. Pempek kuah model siap disajikan. Sajikan selagi panas lebih nikmat.
12. Saran penyajian:
Potong pempek menjadi beberapa bagian lalu masukkan ke dalam mangkuk. Tambahkan mi putih, timun cincang, dan bawang goreng. Kemudian siramkan kuah model di atasnya. Boleh juga ditambahkan kecap manis dan saus atau cabe rawit sesuai selera.

Porsi: 15 orang

Bagikan:

Baca Juga:

Picture of Nuria

Nuria

Hobi dan mencintai pekerjaan merupakan cara saya berkarya.
Picture of Nuria

Nuria

Hobi dan mencintai pekerjaan merupakan cara saya berkarya.
hi nuria

Hi, I'm Nuria

Website ini memulai perjalanan pada Juli 2021. Berfokus pada rumah, kreativitas, dan gaya hidup.

FYI
Blog ini berisi spanduk iklan berbayar dan beberapa posting berisi tautan afiliasi. Komisi kecil yang kami terima dari sponsor membantu menjaga situs ini tetap berjalan. Setiap posting yang disponsori dicatat dengan tag ‘disponsori’ di bawah judul posting. Namun, kami hanya menautkan ke produk yang sesuai dengan selera pribadi dan estetika kami.