mpasi banana french toast lembut dan praktis untuk sarapan si kecil

MPASI Banana French Toast Lembut dan Praktis untuk Sarapan Si Kecil

Pernah nggak sih pagi-pagi sudah niat bikin sarapan sehat untuk si kecil, tapi di dapur cuma ada roti tawar, pisang, dan telur? Dulu saya juga sering begitu. Awalnya sempat bingung mau dimasak apa. Tapi justru dari situ malah ketemu menu sederhana yang sekarang sering jadi andalan: banana french toast untuk MPASI.

Menu ini sebenarnya mirip french toast biasa, tapi versinya lebih ramah untuk bayi. Rasanya manis alami dari pisang, teksturnya lembut, dan bikinnya juga cepat. Cocok banget buat pagi hari ketika anak sudah mulai lapar, sementara kita masih setengah ngantuk.

Yang saya suka dari menu ini adalah fleksibilitasnya. Kadang dimasak lembut supaya gampang digigit bayi, kadang juga sedikit lebih garing kalau anak lagi suka tekstur yang agak crunchy. Tinggal disesuaikan saja.

Bahan yang Dibutuhkan

Bahan yang dipakai sangat sederhana. Bahkan kemungkinan besar sudah ada di dapur.

  • ½ buah pisang matang
  • 1 butir telur
  • 50 ml susu UHT
  • 1 lembar roti tawar
  • Sedikit mentega untuk memasak

Kalau pisangnya sudah benar-benar matang, rasanya biasanya sudah cukup manis tanpa perlu tambahan apa pun.

Cara Membuat Banana French Toast MPASI

  • Pertama, haluskan setengah buah pisang di dalam mangkuk. Pisang yang matang biasanya cukup ditekan dengan garpu saja sudah lembut.
  • Setelah itu tambahkan 1 butir telur, lalu tuang sekitar 50 ml susu UHT. Aduk sampai semua bahan tercampur rata. Teksturnya akan terlihat seperti adonan custard yang agak kental.
  • Selanjutnya, masukkan roti tawar ke dalam adonan. Biarkan roti menyerap campuran pisang dan telur sebentar. Biasanya sekitar beberapa detik saja sudah cukup karena roti tawar cepat menyerap cairan.
  • Panaskan wajan dengan sedikit mentega. Tidak perlu banyak, cukup tipis saja supaya aromanya keluar dan roti tidak lengket.
  • Letakkan roti yang sudah direndam tadi ke atas wajan. Masak sampai matang di kedua sisi. Kalau untuk bayi yang masih belajar makan, biasanya saya memasaknya sampai bagian dalamnya benar-benar lembut.
  • Tapi kalau si kecil sudah mulai suka tekstur, boleh juga dimasak sedikit lebih garing di luar. Justru kadang aroma mentega dan pisang yang sedikit karamel itu bikin anak lebih semangat makan.

Tips Supaya MPASI Ini Lebih Disukai Anak

Ada beberapa hal kecil yang sering saya lakukan supaya menu ini lebih menarik.

  • Pertama, pilih pisang yang sangat matang. Selain lebih manis, teksturnya juga lebih mudah halus dan menyatu dengan adonan.
  • Kedua, potong kecil-kecil setelah matang. Anak biasanya lebih mudah makan kalau ukurannya kecil seperti finger food.
  • Ketiga, jangan terlalu lama merendam roti. Kalau terlalu lembek, roti bisa mudah hancur saat dipindahkan ke wajan.
  • Dan satu hal yang sering saya sadari setelah beberapa kali membuatnya: anak biasanya lebih suka kalau rotinya sedikit hangat saat disajikan. Aromanya keluar, teksturnya juga lebih enak digigit.

Menu sederhana seperti ini kadang justru jadi favorit di rumah. Bahannya tidak ribet, waktunya juga singkat, tapi tetap bergizi. Apalagi kalau si kecil lagi fase susah makan, menu yang lembut dan manis alami seperti ini sering jadi penyelamat pagi hari. 🍌🍞👶

Sumber: @vanillaaajaa

Tinggalkan Balasan