Ada hari-hari ketika waktu makan bayi terasa seperti tantangan kecil. Kita sudah siapkan menu yang menurut kita enak, tapi si kecil cuma membuka mulut dua kali lalu berhenti.
Kami pernah beberapa kali mengalami momen seperti itu. Akhirnya kami sadar satu hal: kadang anak bukan tidak lapar, tapi mungkin sedang ingin tekstur makanan yang lebih lembut dan hangat.
Di situ biasanya kami kembali ke menu yang sederhana, salah satunya bubur sumsum labu kuning.
Menu ini sebenarnya klasik. Tapi ketika ditambahkan labu kuning, rasanya jadi sedikit manis alami dan warnanya juga lebih menarik. Anak biasanya penasaran melihat warna kuning cerah di mangkuknya.
Dan jujur saja, untuk orang tua, menu seperti ini cukup menenangkan. Bikinnya tidak ribet, bahannya juga mudah ditemukan.
Bahan yang Dibutuhkan
Bahan untuk membuat bubur sumsum labu kuning sebenarnya sangat sederhana. Tidak perlu banyak persiapan.
- Labu kuning secukupnya
- Tepung beras
- Santan atau susu (sesuai preferensi)
- Air secukupnya
- Sedikit garam (optional)
Kalau untuk bayi yang masih awal MPASI, biasanya kami mengurangi atau bahkan tidak memakai garam sama sekali. Rasa alami labu kuning sebenarnya sudah cukup enak.
Cara Membuat Bubur Sumsum Labu Kuning
- Pertama, kukus labu kuning sampai benar-benar empuk. Biasanya sekitar beberapa menit saja sudah cukup, tergantung ukuran potongannya.
- Setelah itu, haluskan labu kuning sampai teksturnya lembut.
- Di wadah terpisah, campurkan tepung beras dengan air lalu aduk sampai tidak ada gumpalan. Ini penting supaya bubur nanti teksturnya halus.
- Masukkan campuran tepung beras ke dalam panci, lalu tambahkan labu kuning yang sudah dihaluskan.
- Tuangkan santan atau susu, lalu masak dengan api kecil sambil terus diaduk.
- Bagian ini memang butuh sedikit kesabaran. Kalau tidak diaduk, bubur bisa menggumpal atau menempel di dasar panci.
- Masak sampai teksturnya mengental dan lembut. Setelah matang, bubur sumsum labu kuning siap disajikan.
Bubur Sumsum Labu Kuning untuk MPASI Bayi
Yang kami suka dari menu ini adalah teksturnya yang sangat halus. Cocok untuk bayi yang masih belajar makan atau yang sedang tidak terlalu suka makanan padat.
Selain itu, labu kuning juga punya rasa manis alami, jadi biasanya tidak perlu tambahan gula.
Kadang kami menyajikannya sedikit lebih encer ketika anak sedang kurang nafsu makan. Anehnya, tekstur yang lebih lembut seperti ini sering lebih mudah diterima.
Tips Membuat Bubur Sumsum Labu Kuning Lebih Lembut
1. Gunakan labu yang benar-benar matang
Labu kuning yang matang biasanya lebih manis dan teksturnya lebih lembut setelah dimasak.
2. Aduk bubur secara terus-menerus
Ini mungkin terdengar sepele, tapi cukup penting. Bubur sumsum yang tidak diaduk biasanya cepat menggumpal.
3. Saring jika ingin tekstur super halus
Kalau bayi masih sangat kecil, bubur bisa disaring setelah matang supaya hasilnya lebih lembut.
Kadang menu MPASI yang paling disukai anak justru yang sederhana seperti ini. Tidak banyak bahan, tidak perlu teknik khusus, tapi rasanya tetap enak dan nyaman di perut.
Bubur sumsum labu kuning sering jadi salah satu menu yang kami buat ketika ingin sesuatu yang hangat, lembut, dan cepat disiapkan. Dan ketika mangkuknya habis tanpa drama, rasanya seperti kemenangan kecil di dapur. 👶🥣
Sumber:Â @vanillaaajaa

