bus ssct

Bus SSCT: Keliling Surabaya cuma Bayar 10ribu

Kota Surabaya tak pernah kehabisan cara untuk memperkenalkan pesonanya. Salah satu yang paling menarik adalah bus wisata SSCT (Surabaya Sightseeing and City Tour), layanan city tour berbayar murah yang disediakan oleh Pemkot Surabaya. Dengan tarif hanya Rp10.000, wisatawan bisa menikmati perjalanan menyusuri landmark kota dengan bus bergaya klasik yang estetik dan nyaman. Bus SSCT keliling Surabaya cuma bayar 10ribu.

Bus SSCT bisa dinaiki dari titik utama keberangkatan, yaitu Balai Pemuda Surabaya, yang juga merupakan bangunan cagar budaya. Begitu tiba, kamu akan disambut dengan bus berdesain retro berwarna merah marun dan kuning.

Durasi perjalanan sekitar 60–90 menit, tergantung lalu lintas dan rute yang sedang dijalankan. Bus tidak berhenti di setiap spot, tetapi melewati banyak ikon kota seperti:

  • Jalan Tunjungan
  • Balai Kota Surabaya
  • Monumen Kapal Selam
  • Museum Pendidikan
  • Gedung Siola (Museum Surabaya)
  • Kampung Lawas Maspati
  • Kawasan Pecinan

Setiap rute akan dijelaskan secara menarik oleh pemandu wisata dari Dinas Pariwisata yang ikut mendampingi di dalam bus. Selain menyampaikan sejarah, mereka juga menyelipkan trivia unik yang membuat perjalanan tidak membosankan.

Interior bus cukup lega, kursi nyaman, dan tata ruangnya cocok untuk semua usia. Yang paling menarik adalah narasi dari pemandu wisata—informasinya padat, tapi dikemas santai dan kadang jenaka. Ini membuat suasana di dalam bus terasa hidup.

Berbeda dengan dulu yang serba gratis dan rebutan, kini sistem tiket SSCT sudah lebih rapi dan berbayar, khususnya di hari Minggu. Berikut tips agar kamu sukses mendapatkan tiketnya:

1. Beli Tiket Lewat Website Resmi

Tiket bisa dibeli melalui laman resmi https://tiketwisata.surabaya.go.id.
Pendaftaran biasanya dibuka beberapa hari sebelum keberangkatan. Cek secara rutin agar tidak ketinggalan jadwal rute dan kuota.

2. Pilih Jadwal dan Rute Sesuai Preferensi

Setiap minggu rutenya bisa berbeda. Ada yang fokus ke heritage, religi, hingga wisata edukatif. Dalam laman tiket, kamu bisa lihat detail rute, jam keberangkatan, serta kuota tersisa.

3. Bayar Langsung via Website (Rp10.000)

Setelah memilih jadwal, lakukan pembayaran langsung di website. Gunakan metode pembayaran yang tersedia (e-wallet, transfer bank, dll). Bukti pembayaran akan menjadi e-tiket yang harus ditunjukkan saat check-in.

4. Datang Lebih Awal ke Lokasi

Meski sudah punya e-tiket, kamu tetap harus datang minimal 30 menit sebelum keberangkatan. Ini untuk keperluan verifikasi dan boarding.

5. Perhatikan Ketentuan Usia dan Kapasitas

Anak-anak di bawah usia tertentu bisa ikut gratis (biasanya di pangkuan), tapi tetap harus dicantumkan dalam form. Kapasitas bus terbatas (sekitar 20–25 orang), jadi jangan menunda-nunda saat pemesanan dibuka.

Semua orang! Dari pelajar, pasangan muda, keluarga dengan anak-anak, hingga wisatawan luar kota yang ingin melihat Surabaya dalam balutan sejarah dan budaya. Karena durasinya tidak terlalu panjang, SSCT bisa menjadi agenda santai sebelum lanjut ke tempat wisata lainnya.

Bagi yang baru pertama kali ke Surabaya, ini juga cara terbaik mengenal kota sebelum menentukan destinasi selanjutnya.

Usai city tour, jangan langsung pulang. Di sekitar Balai Pemuda, kamu bisa:

  • Mengunjungi Alun-Alun Surabaya bawah tanah
  • Nongkrong di Taman Ekspresi
  • Belanja oleh-oleh di Museum Siola
  • Kulineran di sepanjang Jalan Tunjungan

Semuanya bisa ditempuh dengan jalan kaki. Jika ingin lanjut keliling kota, kamu bisa sewa sepeda atau naik Suroboyo Bus dari titik terdekat.

Itulah review singkat pertama kali kita naik bus SSCT keliling Surabaya cuma bayar 10ribu. Selamat mencoba!

Terakhir Diperbarui: 14 Agustus 2025

Tinggalkan Balasan