
Vanilla
Status Novel: completed
Vanilla, seorang siswi yang sering terlambat, berlari tergesa-gesa menuju gerbang sekolah agar tidak terkunci. Ia berhasil masuk berkat kebaikan Pak Bono, satpam sekolah yang sudah akrab dengannya, meski Pak Bono memperingatkan bahwa lain kali ia tidak akan membukakan gerbang lagi. Setelah perbincangan singkat yang kocak, Vanilla menuju kelas dengan santai karena hari itu diadakan Class Meeting, suasana sekolah pun ramai dan santai.
12 November 2023
Aku cepat-cepat menuruni tangga. Saat sudah sampai di ruang tamu aku tersenyum menampilkan deretan gigiku.
5 November 2023
Setelah pertengkaran tempo hari, Lily menceritakan semuanya. Bagaimana dia yang penasaran akan cinta
30 Oktober 2023
Aku mendongak. Kak Alan tersenyum, lalu mengambil alih tanganku yang sedari tadi sibuk membuka pengunci helm.
22 Oktober 2023
Van, antar ke rumah depan ya?” “Issh, Mama aja kenapa sih? Aku sibuk!” tegasku lalu berbalik arah meninggalkan dapur.
15 Oktober 2023
Aku baru saja sampai di depan sekolah. Memakai kupluk sweater yang kuserut, aku berjalan cepat sambil sesekali menoleh ke belakang. Libur sekolah semester ganjil telah...
1 Oktober 2023
“Makasih Kak” ucap si penjual sambil mengangsurkan minuman kearahku.
24 September 2023
Setelah kejadian kak Alan yang menolak balikan dengan mantan pacarnya itu, setiap aku berpapasan atau tak sengaja...
17 September 2023
Tanganku mengapit kedua pipi Lily gemas. “Heh! Seharusnya lo itu bersyukur, masih satu tim sama kakak lo.
10 September 2023
Aku duduk selonjoran dipinggir Lapangan. Sumpaaaaaah ... rasanya tuh capek, kesal, engap jadi satu.
3 September 2023
Aku buru-buru menuruni tangga, lalu berlari ke arah dapur untuk mengambil bekal dan sarapan seadanya.
27 Agustus 2023
Sekarang kita berdua sudah berada di depan Ruang Osis. Kak Alan pun mengeluarkan rentengan kunci dari dalam saku celananya.
7 Agustus 2023
Aku berlari sekuat tenaga sambil sesekali melihat jam yang ada di pergelangan tangan.


